Pages

Hati

Rabu, 28 Mei 2014


Bagiku, keberadaan merupakan suatu keperluan
karena bagiku, keberadaan adalah bukti konkrit bagi hati untuk tetap percaya

Bagiku, ketiadaan merupakan suatu alasan yang jelas,
alasan yang jelas bagiku untuk pergi
Tidak ada alasan lagi bagi hati untuk bertahan pada ketiadaan
Karena dengan ketiadaan lah, hati perlahan mengikis rasa percaya dan memudarkan harapan

Namun, di balik semua itu, hal yang paling menyakitkkan adalah keberadaan semu.
Ada, namun sebenarnya tak ada
Memaksa hati untuk tetap memegang erat obor harapan di tengah hujan badai
Bagaimana mungkin?

Kau, andai kau tahu
Ketiadaanmu menyakitkan
Menyulam pelan benang-benang kerinduan
Mengikis pelan buncah-buncah harapan
Meracuni hati dengan rasa tidak percaya dan menghabiskan alasan untuk bertahan

Seharusnya aku sadar
Ketika kau tidak ada di sisi, berarti kau pergi
Berarti aku telah ditinggal
Namun dasar aku, tetap berkutat, setia menggurat harapan setiap malam
Padahal kau tidak ada, padahal semuanya semu

Aku sendiri, kini aku telah ditinggal

-------------------------------------------------------------------------------------------

Setelah semua ini,
aku baru tahu
sesakit ini rasanya ditinggal
aku baru tahu
sesak, sesak sekali rasanya dada ini
sakit sekali
Kini aku tahu rasanya
Saat kata perpisahan sudah di ujung bibir
dan terurai semua kenangan kita
Menyadarkan diri bahwa kembali adalah hal mustahil
Memaksakan sebuah pemahaman bahwa masa depan selalu misteri
Ah, semua ini selalu rumit

Aku masih belum sanggup percaya, saat tangisku tumpah
ternyata sakit sekali ya
Dalam hati bertanya, bagaimana selanjutnya?

Ah, sudahlah, biar waktu yang menjawabnya
Biar waktu yang menjadi obat sejati atas rasa sedih ini
Perlahan menyembuhkan luka dan membiasakan hati
Perlahan, semua ini pasti berlalu

Aku bersyukur atas masa-masa indah yang ada di belakang kita
Tetap mengekor dalam ingatan, jelas, masih segar rasanya,
Tapi apa daya, tidak ada kata kembali, hidup harus berlanjut
Masa lalu ada untuk dikenang, bukan untuk diulang

Cemburu??
































Anda pernah merasa cemburu? Jangan bilang belum daripada Anda dituduh berbohong. Siapa yang pernah jatuh cinta, mesti pernah juga cemburu. Banyak orang yakin bahwa cemburu juga merupakan salah satu tanda cinta. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa mereka yang sukses dalam hubungan cinta adalah mereka yang pada awal hubungan memiliki cemburu yang lebih tinggi.

Cemburu adalah emosi yang muncul sebagai reaksi terhadap ancaman yang mungkin bisa membuat seseorang kehilangan afeksi dari seseorang yang bernilai penting baginya, dimana afeksi itu diberikan pada orang lain. Jadi, Anda cemburu pada pasangan Anda ketika dia berbicara pada orang lain, tidak lain karena Anda takut kehilangan afeksi darinya karena afeksinya bisa pindah ke orang yang diajak bicara. Cemburu juga bisa dialami kepada seseorang yang belum jadi pasangan. Apabila Anda diam-diam mencintai seseorang, Anda akan cemburu bila seseorang itu bertingkah mesra dengan orang lain.


Hampir semua orang yang cemburu merasakan kombinasi emosi dalam dirinya, entah itu marah, kesal, khawatir, takut dan cemas.Orang yang cemburu merasa bahwa kehadiran sesuatu atau seseorang dapat mengurangi hubungan emosional diantara mereka. Mereka juga merasa takut kehilangan orang yang dicintai dan dikasihi.


Berikut beberapa pengertian cemburu yang dikutip dari beberapa sumber :


cem·bu·ru a 1 merasa tidak atau kurang senang melihat orang lain beruntung dsb; sirik: ia -- melihat madunya berjalan berduaan dng suaminya; 2 kurang percaya; curiga (krn iri hati): istrinya selalu -- kalau suaminya pulang terlambat;
-- buta sangat cemburu;


Menurut psikolog Ayala Israel Pines dan Elliot Aronson, kecemburuan adalah "reaksi kompleks untuk ancaman dianggap hubungan yang berharga atau kualitasnya."

Menurut psikolog klinis Mariagrazia Marini, cemburu adalah perasaan yang memiliki karakter naluriah dan alami, juga ditandai dengan rasa takut, nyata atau tidak nyata, malu kehilangan cinta dari sang kekasih. Kecemburuan ini terkait dengan kurangnya kepercayaan pada orang lain dan / atau dirinya sendiri dan, bila berlebihan, dapat menjadi patologis dan berubah menjadi obsesi.


CEMBURU bermakna ketakutan kehilangan seseorang yg dikasihi, kalau ia jatuh ke tangan orang lain. Iri hati terhadap milik orang lain, itu dpt merusak atau menghancurkan hidup seseorang. Sikap tersebut merupakan sikap yg selalu mengundang permusuhan.






Nah, kalau yang ini pengertian cemburu menurut om Teguh :D

"Rasa cemburu adalah tanda
bahwa cintamu itu harus memiliki.

Rasa cemburu itu wajar,
karena engkau menuntut
untuk menjadi yang pertama
dalam semua daftar kepentingan
dalam hidup kekasihmu.

Jika ada yang mengancam
kedudukanmu dalam cintanya,
hatimu akan meradang dengan kesedihan,
kemarahan, tuntutan, dan ancaman.

Tapi,
jika engkau yakin dengan nilai dirimu,
sesungguhnya dia-lah yang rugi
jika menggantikanmu.

Marahlah, tapi tetaplah berlaku anggun."
Mario Teguh































Apakah Anda pencemburu? Berikut adalah sebuah kuis bagi Anda untuk menguji apakah Anda sangat pencemburu atau kurang pencemburu. Pernyataan-pernyataan yang menggambarkan kecemburuan di bawah, coba Anda cocokkan dengan diri Anda.


Apabila lebih dari 10 pernyataan sesuai dengan Anda, maka Anda sangat pencemburu.

- Ketika pasangan saya tidak berada dalam pandangan saya, saya khawatir bahwa dia akan tertarik pada orang lain.
-Saya sering khawatir pasangan saya akan meninggalkan saya untuk orang lain
-Saya sering khawatir bahwa pasangan saya tidak sungguh-sungguh mencintai saya
-Saya merasa frustrasi bila pasangan saya tidak berada di sisi saya sebanyak yang saya inginkan.
-Saya tidak merasa nyaman jauh dari pasangan saya.
-Saya merasa tidak nyaman ketika sedang asyik berdua dengan pasangan saya lalu tiba-tiba ada teman yang ikut nimbrung.
-Saya enggan mendengarkan kisah cinta masa lalu pasangan saya.
-Saya tidak suka bila pasangan saya menceritakan kebaikan-kebaikan orang lain selain saya.
-Saya merasa sering diabaikan pasangan saya.
-Saya ingin pasangan saya menceritakan seluruh kegiatannya.
-Saya ingin selalu mengawasi pasangan saya.
-Saya ingin pasangan saya meminta izin kepada saya sebelum melakukan sesuatu.
-Saya tidak suka pasangan saya pergi bersama orang lain lawan jenis
-Saya merasa cemas bila pasangan saya terlihat sangat cantik/tampan
-Saya tidak suka pergi ke tempat-tempat dimana pasangan saya menjadi pusat perhatian.






Nah, sudah tahu beberapa info tentang cemburu? :D Cemburu itu wajar, tinggal bagaimana cara mengelola nya agar tidak menjadi penghancur dalam suatu hubungan. Cemburu yang baik malah dapat meningkatkan hubungan. So, nikmati rasa cemburu ya, semoga tidak cemburu berat dan berkepanjangan, soalnya repot :D dan cemburulah kepada orang yang berhak anda cemburui #eaaa .






Beberapa kata-kata diambil dari :






http://id.shvoong.com/social-sciences/psychology/2292982-pengertian-cemburu/


http://fact-and-information.blogspot.com/2012/02/pengertian-cemburu-menurut-psikolog.html




Puisi : Almamater

Selasa, 06 Mei 2014



Halo ^_^

Malam ini pengen posting puisi yang judulnya Almamater karya Ayatroehadi, ini puisi pas bener buat yang bentar lagi mau perpisahan dari sekolah, mengingatkan betapa almamater harus selalu dijaga, diingat dan dibangun walalupun sudah jadi alumni. Pengen banget posting puisi ini karena tadi pagi baru menghadiri acara perpisahan sebuah sekolah, dan ada pembacaan puisi ini, pembaca puisi nya bagusss banget bacain ni puisi, bener bener dihayati dan didalami, sampe sampe nangis banjir pas dengernya *ehlebay* Tapi seriusan tadi sempet nangis pas ni puisi dibacain dan orang-orang di sebelah saya hanya memandang curiga, mungkin berpikir "ni anak kenapa sih? orang baca puisi kok mewek -_-" tapi mungkin itu karena mereka tidak mendalami puisinya, dan mungkin juga karena saya terlalu mendalami puisinya xD okedeh cukup basa-basinya, ini puisinyaaa ^^





Almamater


Ayatroehadi






Aku melangkah ke luar gapura


dan tertegun di bawahnya: Gerbang


yang pernah menerima kedatanganku,


kini hendak kutinggalkan. Alangkah


kecil diriku, memandang keluasan


dunia di luar lingkungan kampus.






Sekian tahun yang lalu, aku melangkah


memasuki gapura ini, dan tertegun di bawahnya:


Di dalam, telah siap api menyala


untuk menggodogku. Alangkah bangga


hatiku, menjadi anak-didiknya.






Dan tahun-tahun berlalu, sekian kali telah berlalu.


Kemudian tibalah ketika, aku harus melangkahkan kaki


ke luar gapura. Dengan bekal yang kubawa:


sedikit pengetahuan, sesusun pengalaman,


dan yang terpenting, seberkas nasihat:


"Anakku, kulepas kau pergi, adalah dengan keyakinan


telah bisa berdiri sendiri. Kurelakan kau berjalan,


dan yang selalu musti kauingat,


sekolahmu belum lagi selesai, tapi malah baru mulai.


Karena di luar lingkungan Alma matermu ini,


gerbang sekolah paling besar terbuka:


masyarakat, lingkungan yang harus kaumasuki,


dunia yang wajib kaudatangi,


di mana kau musti hidup dan menghidupinya.


Ia telah siap menerima kedatanganmu.


Ia menagih janjimu, menuntut bakti


dari segala yang pernah kautuntut di sini.


Pergilah kau, berjalanlah dengan tabah, anakku."






Dan aku pun melangkah ke luar gapura.


Tak kurasa, aku pun memalingkan muka.


Memandangnya untuk kali yang penghabisan,


dan kurasa, meneteslah airmata.


Aku tak bisa bicara, dalam hati cuma:


"Selamat tinggal, aku tak akan bisa melupakanmu,


Alma materku tercinta, karena kau bagiku


adalah tempat kelahiran yang kedua."






1965










Renungan Hamba Allah

Senin, 05 Mei 2014



Yaa Allah Yaa Rabbi
Ingatkanlah hati dan pikiran ini terus kepada-Mu
Ingatkan bahwa diri ini selalu hina di hadapan-Mu
Ingatkan bahwa hamba bukan siapa-siapa
Hanya manusia akhir zaman yang nista lagi kotor

Yaa Allah Yaa Rabbi
Jangan jadikan aku seperti anak kecil,
Yang bersorak gembira saat diberi permen
Berlari kesana kemari memamerkannya kepada semua orang
Lantas menangis kencang saat permennya jatuh
Berlari menghambur ke pelukan sang ibu
Lalu merayu dengan tangisan, “Ibu, aku ingin permen yang sama”
Tetap merajuk sampai permennya kembali
Yaa Allah, jangan jadikan aku seperti itu
Jadikan aku hamba yang selalu menghamba kepada-Mu saat susah maupun senang
Jadikan aku selalu mengingat-Mu dengan cara yang sama setiap saat, dengan penghambaan yang rendah dan tulus
Yaa Allah, jangan jadikan aku takabur dengan nikmat-Mu
Dan jangan jadikan aku runtuh karena ujian-Mu
Yaa Allah, jadikan aku dekat dengan-Mu



“Dunia bagi orang mukmin adalah penjara”
“Perbandingan dunia dan akhirat seperti setetes air di samudera yang luas”


Yaa Allah,
Ajarkan aku untuk menerima ketentuan-Mu dengan tangan terbuka
Ajarkan aku untuk mengingatmu dalam-dalam saat keputusan-Mu datang
Saat nikmat dunia Kau berikan, aku ingin menengadah kepada-Mu, lalu menyadari dan mengingat selalu dalam hati bahwa nikmat ini juga ujian, maka jangan takabur
Saat Kau timpakan aku kesedihan dan kesengsaraan, aku ingin menengadah dan menyadari, ini ujian-Mu Yaa Allah, maka jangan mengeluh, husnuzan kepada-Mu, bahwa Kau sebaik-baik penolong

Allahumma a’inna ‘ala dzikrika wa syukrika wa husni ibaadatik, aamiin


Dunia ini kebahagiaan semu dan sementara, jangan mudah jatuh hati dan terjebak 

Puisi Gaje : Kau, Aku, Rinduku


Kau, Aku, Rinduku
Lathifah Nudhar

Merindumu
Bagai supernova
Dahsyat, porak poranda rasanya hati
Tapi supernova memang di ruang hampa
Maka sedahsyat apapun, tetap tak terdengar

Merindumu
Bagai berdiri di kutub utara
Dingin dan membeku
Dan kau, bagaikan bintang Polaris
Tak pernah terbit dan tenggelam oleh rotasi bumi
Lalu rinduku yang menggebu memaksaku menggapai dirimu
Namun, bagaimanalah menggapai Polaris?

Posisimu di hatiku, persis seperti bintang sirkumpolar
Selalu ada di langit
Tak terbit dan tenggelam
Tidak pernah hilang ditelan malam
Tetap setia berputar di langit

Hatiku
Persis seperti sebuah nebula
Dari luar cahayanya tidak begitu terang
Tapi kau belum melihat ke dalam
Jutaan bahkan milyaran bintang lahir dengan cahaya yang luar biasa
Namun hanyalah debu menutup semua


Resensi Novel Ayahku (Bukan) Pembohong

Senin, 16 September 2013


Cinta Dalam Cerita

 

Judul Buku               : Ayahku (Bukan) Pembohong

Penulis                      : Tere - Liye

Tahun Terbit             : 2011

Penerbit                    : PT Gramedia Pustaka Utama

Jumlah Halaman       : 299 Halaman

Ukuran Buku           : 20 x 13,5 cm

Harga                        : Rp 45.000,-

 

 

 

 

Novel Ayahku (bukan) Pembohong adalah novel yang ditulis oleh Darwis atau yang lebih dikenal dengan nama pena Tere ~ Liye. Tere ~ Liye adalah seorang penulis novel berbahasa Indonesia yang lahir pada 21 Mei 1979 di Sumatera Selatan.Tere ~ Liye dibesarkan di Sumatera Selatan, ia menempuh pendidikan di SD Negeri 2 Kikim Timur Sumatera Selatan, SMP Negeri 2 Kikim Timur Sumatera Selatan, SMA Negeri 9 Bandar Lampung dan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.Tere ~ Liye mempunyai seorang istri bernama Riski Amelia dan seorang putra bernama Abdullah Pasai.Karya karya Tere ~ Liye yang lain seperti Kisah Sang Penandai, Eliana (Serial Anak-Anak Mamak), Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin, Pukat (Serial Anak-Anak Mamak), Burlian (Serial Anak-Anak), Hafalan Shalat Delisa, Moga Bunda Disayang Allah, Bidadari-Bidadari Surga, Rembulan Tenggelam Di Wajahmu, Senja Bersama Rosie, Mimpi-Mimpi Si Patah Hati, Negeri Para Bedebah dan Negeri di Ujung Tanduk juga mendapat respon positif dari para pembacanya.

Novel ini dibuka dengan cerita saat Ayah Dam menceritakan cerita-cerita hebat kepada cucu-cucunya, anak Dam. Dam kesal pada ayahnya,namun ia berusaha menahan emosinya dan tetap duduk dengan diam. Cerita berlanjut dengan kilas balik tentang kehidupan Dam kecil, seorang anak yang dibesarkan dengan cerita-cerita kesederhanaan hidup.Cerita-cerita itulah yang mendidik dan membangun karakternya sejak kecil. Beranjak  dewasa, ia mulai berhenti percaya pada cerita-cerita ayahnya. Semakin lama rasa tidak percaya berubah menjadi rasa benci pada ayahnya. Ia merasa ayahnya telah berbohong padanya sejak kecil dan ia tidak akan pernah bisa memaafkan ayahnya. Akhirnya Dam terus membenci ayahnya bahkan sampai ia sukses dan berumah tangga. Karena rasa benci itulah, ia mendidik anak-anaknya dengan keras, ia tidak suka ayahnya bercerita dengan Zas dan Qon, anaknya. Ia tidak pernah mau menjenguk ayahnya yang hidup sendiri di rumah tuanya, bahkan ia pernah mengusir ayahnya dari rumahnya karena kekesalan yang tidak tertahankan. Namun pada akhirnya ia terlambat menyadari kesalahannya, saat ayah Dam meninggal, Dam baru menyadari betapa berartinya ayah di kehidupannya.

Novel ini menggunakan sudut pandang pertama. Dam menceritakan sendiri tentang kehidupan pribadinya. Alur yang digunakan adalah alur campuran. Walau menggunakan alur campuran, novel ini tidak membuat pembaca bingung, namun justru menikmati setiap masa ketika Dam kecil dan kembali ke kehidupan Dam dewasa.Novel ini menggunakan bahasa sederhana dan mudah dimengerti seluruh penikmat novel.

Novel ini sangat inspiratif dan kaya akan nilai-nilai moral dalam setiap alurnya. Novel ini menyadarkan kita betapa pentingnya keluarga, terutama ayah. Menyadarkan kita bahwa kita tetap harus menghormati dan menjaga perasaan orang tua, bagaimanapun sifat mereka dan menyadarkan kita akan hakikat kebahagiaan sejati yang selama ini disalahartikan orang. Alur dalam novel ini kompleks, membuat pembaca tidak merasa jenuh karena jalan cerita yang selalu berubah dan banyak kejadian mengejutkan yang dialami Dam. Namun dalam novel ini banyak menceritakan tentang tempat-tempat yang hanya ada dalam imajinasi manusia, seperti Lembah Bukhara dan Akademi Gajah.

Di balik itu semua, novel ini sangat cocok dibaca oleh semua orang, tidak mengenal usia, karena pesan moral yang baik dibaca dan diilhami oleh setiap orang.

 

 

 

 

 

 

 

 

 


 

Siapakah yang Tercinta?

Senin, 08 Juli 2013






Siapakah yang tercinta?

Assalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh

“Seseorang bersama yang dicintainya” Itulah sabda Rasulullah S.A.W.

 Ini hadits yang mengatakan bahwa kita akan bersama orang yang kita cintai saat hari akhir kelak. Nah, ketika anda membaca hadits ini, siapa yang pertama kali terpikir dalam benak anda? Suami? Istri? Teman? Keluarga? Ataukah Allah dan Rasulullah S.A.W? Siapa yang pertama kali terpikir?

 Coba kita ulangi “Seseorang bersama yang dicintainya”  Subhanallah, tidakkah kalian terpikir untuk bertemu dengan Allah dan Rasulullah saat hari akhir kelak? Tidakkah kalian ingin? Tidakkah kalian rindu bertemu dengan-Nya dan Rasul-Nya? Subhanallah, maka dari itu, tata kembali hati kita, arahkan hati kita yang pertama kepada Allah, cintai semua yang ada di kehidupan ini karena-Nya, lalu kemudian cintai Rasul-Nya, suri tauladan yang terbaik di dunia ini. Sesungguhnya rasulullah lebih pantas diidolakan daripada siapapun di dunia ini, benar?

“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah  itu suri tauladan yang baik bagimu (yaitu)bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah” (Q.S Al-Ahzab : 21)

Rasulullah adalah orang yang paling pantas diidolakan, karena akhlak beliau adalah Al-Quran, berarti beliau beradab dan berakhlak sesuai dengan Al-Qur’an.Seperti hadits berikut:

Sa’ad bin Hisyam bin Amir berkata : “Aku pernah mendatangi Aisyah radiyallahu ‘anha, lalu aku bertanya “Wahai Ummul Mukminin, beritahukanlah kepadaku akhlaknya Rasulullah?”, beliau menjawab “Akhlak beliau adalah Al-Qur’an, apakah kamu tidak membaca Al-Quran, firman Allah Azza wa Jalla dan sesungguhnya engkau di atas budi pekerti yang agung” (HR Ahmad dan dishahihkan oleh Al Albani )

Maukah anda bertemu nabi pada hari kiamat?

“Anas bin Malik radiyallahu ‘anhu bercerita : “Pernah seorang lelaki datang menemui Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wassalam, lalu dia bertanya : “Wahai Rasulullah, kapan hari kiamat?”, beliau bersabda “Apa yang telah kamu persiapkan untuk hari kiamat”, orang tersebut menjawab : Kecintaan terhadap Allah dan Rasul-Nya”, beliau bersabda “ Sesungguhnya seseorang bersama yang dicintainya” Anas berkata”Kami tidak pernah gembira setelah masuk Islam lebih gembira disebabkan sabda Rasulullah “ Sesunggunya seseorang bersama yang dicintainya, maka aku mencintai Allah, Rasul-Nya, Abu Bakar dan Umar, dan berharap aku bersama mereka meskipun aku tidak beramal seperti amalan mereka” (H.R Muslim)

Tsabit (perawi) hadits di atas berkata “ Senantiasa Anas radiyallahu ‘anhu jika meriwayatkan hadits ini, beliau berdoa “ Wahai Allah, sesungguhnya kami mencintai-Mu dan mencintai Rasul-Mu”

Saya kutip salah satu sub bab dalam buku Menjadi Wanita Paling Bahagia karangan Dr.’Aidh al-Qarni yang berjudul “Siapakah kekasih yang paling tercinta itu?”

Siapakah Kekasih yang Paling Tercinta Itu?

Cintailah Nabi Muhammad S.A.W lebih dari kecintaanmu kepada orang lain!

Pernahkah engkau melihat pada dirimu dan mempertanyakan seberapa besar kecintaanmu pada Rasulullah S.A.W? Tahukah engkau bila bukti dari kecintaanmu terhadapnya itu adalah ketaatanmu dalam melaksanakan tuntunannya dan meninggalkan larangan-larangannya?

Periksalah dan luruskanlah kembali nuranimu. Arahkanlah cinta yang bersemayam di dadamu itu – pertama dan utama – kepada Allah, kemudian kepada manusia yang telah diutus oleh-Nya untuk menyelamatkan kita dari kesesatan, yaitu Rasulullah s.a.w.

Bila engkau menginginkan sebuah tempat yang tinggi di surga, ingatlah hadits Rasulullah s.a.w : “Seseorang akan bersama orang yang dicintainya” Sedang bukti utama cintamu kepada Rasulullah s.a.w adalah ketaatanmu dalam menjalankan perintahnya. Bagaimana mungkin seseorang mengaku mencintai Rasulullah s.a.w sedangkan perbuatannya tidak sesuai dengan perintahnya, ajaran-ajaran sunnahnya, dan berbagai tuntunannya?

Carilah buku yang bercerita tentang kisah hidup Rasulullah s.a.w dan bacalah. Lihatlah betapa agung akhlaknya, betapa lembut tutur katanya, betapa lapang pintu maafnya, betapa besar rasa takutnya kepada Allah dan sifat zuhudnya pada dunia. Oleh karena itu ubahlah akhlakmu agar sejalan dengan akhlak rasulullah s.a.w

........
Subhanallah, begitu indahnya mencintai Allah dan Rasul-Nya

Tapi ingatlah, bahwa kita tidak boleh mengidolakan sembarang orang, kita lihat betapa banyaknya idola zaman sekarang yang tidak patut diidolakan, betapa orang orang terlalu berlebihan mengidolakan idolanya, padahal idolanya belum tentu memberi contoh yang baik, apalagi mengidolakan orang kafir, Naudzubillah.Hadits di atas juga berlaku bagi :

1.       Mencintai orang yang buruk akidahnya penuh dengan kekafiran, penuh dengan kesyirikan, penghinaan terhadap Allah, penghinaan terhadap nabi Muhammad, maka dia akan bersamanya di hari kiamat
2.       Mencintai orang yang buruk ibadahnya, ibadah senantiasa bid’ah, tidak memperhatikan kualitas ibadah, tidak taat dalam ibadah, maka dia akan bersamanya di hari kiamat
3.       Mencintai orang yang buruk interaksi sosialnya, sering mengganggu orang lain, mencela dan menzhalimi orang lain, maka dia akan bersamanya di hari kiamat
4.       Mencintai orang yang perbuatan dan tingkah lakunya buruk, maka ia akan bersamanya di hari kiamat

Maka dari itu, janganlah kita mengidolakan orang yang salah

Pada hari ketika muka mereka dibolak balikkan dalam neraka, mereka berkata : Alangkah baiknya, andai kata kami taat kepada Allah dan taat (pula) kepada Rasul. Dan mereka berkata: Wahai rabb kami, sesungguhnya kami telah mentaati pemimpin-pemimpin dan pembesar pembesar kami, lalu mereka menyesatkan kami dari jalan (yang benar)”( Q.S Al-Ahzab : 66-67)

Sekian, semoga bermanfaat

Wassalamu’alaikum warahamtullahi wabarakatuh

Sumber :
Al-Qur’an dan Al-Hadits
DakwahSunnah(dot)com
Buku “Menjadi Wanita Paling Bahagia” karangan Dr.’Aidh al-Qarni
 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS